Hal seperti ini dapat kita hindari, apabila ketika anamnesis kita menanyakan pada pasien, apakah pasien memiliki riwayat alergi obat atau tidak. Apabila rute obat / masuknya obat melalui suntikan, maka sebelum dilakukan penyuntikan, pasien dilakukan uji alergi test terlebih dahulu (skin test). Hal ini bertujuan untuk menghindari reaksi alergi alergi obat.
Apabila terlanjur terjadi reaksi alergi obat maka hentikan pemberian obat, evaluasi kegawatdaruratan. Evaluasi tersebut meliputi airway, breathing, circulation, and drug.
infornasi terkait dengan reaksi obat dapat dilihat pada link di bawah ini
No comments:
Post a Comment