Sunday, August 3, 2014

reaksi alergi obat

terkadang kita menemui pasien dengan reaksi alergi obat. Pasien datang dengan keluhan, gatal-gatal atau bengkak, beberapa saat setelah mengkonsumsi suatu obat. Biasanya pasien mengalami alergi obat terhadap antibiotik. Namun tak jarang, ada pasien yang mengalami reaksi alergi obat terhadap obat gejala (spserti obat panas, obat batuk, obat pilek).
Hal seperti ini dapat kita hindari, apabila ketika anamnesis kita menanyakan pada pasien, apakah pasien memiliki riwayat alergi obat atau tidak. Apabila rute obat / masuknya obat melalui suntikan, maka sebelum dilakukan penyuntikan, pasien dilakukan uji alergi test terlebih dahulu (skin test). Hal ini bertujuan untuk menghindari reaksi alergi alergi obat.
Apabila terlanjur terjadi reaksi alergi obat maka hentikan pemberian obat, evaluasi kegawatdaruratan. Evaluasi tersebut meliputi airway, breathing, circulation, and drug.
infornasi terkait dengan reaksi obat dapat dilihat pada link di bawah ini

No comments:

Post a Comment